Neon Box Puskesmas

Neon box Puskesmas mulai banyak digunakan di berbagai daerah di Indonesia. Apalagi saat ini layanan yang diberikan oleh Puskesmas tidak hanya pada pagi hingga sore hari saja. Ada banyak puskesmas yang bisa melayani hingga 24 jam. Itulah kenapa neon box mulai banyak digunakan.

Jadi begitu di malam hari terdapat kondisi darurat yang berhubungan dengan kesehatan. Seseorang bisa langsung datang ke Puskesmas atau saat berada di jalanan bisa dengan mudah melihat di mana lokasinya. Apalagi terdapat tanda lain seperti semacam lampu berkedip.

1. Neon Box Puskesmas Outdoor

Neon Box Puskesmas Outdoor

Neon box yang digunakan pada Puskesmas sering sekali diletakkan di luar ruangan atau outdoor. Biasanya lokasi dari neon box ini berada di bagian depan pintu sehingga dari jalanan bisa terlihat sangat jelas.

Jenis neon box ini biasanya memiliki ukuran yang cukup besar sehingga dari kejauhan bisa terlihat dengan jelas. Selain itu pemilihan warnanya harus tepat agar memudahkan seseorang untuk mengenalinya.

2. Neon Box Puskesmas Ukuran Besar

Neon Box Puskesmas Ukuran Besar

Neon box yang ada di Puskesmas harus memiliki ukuran yang cukup besar. Paling tidak neon box itu harus bisa dilihat dari kejauhan. Apabila tidak bisa dilihat dari kejauhan kemungkinan besar akan menyulitkan seseorang yang melakukan pencarian di malam hari.

Pemilihan ukuran yang besar juga digunakan untuk memberikan informasi terkait dengan jam operasional serta layanan. Jadi seseorang bisa datang ke sana sesuai dengan jenis keluhan yang dimiliki.

3. Neon Box Puskesmas Huruf Timbul

Neon Box Puskesmas Huruf Timbul

Neon box huruf timbul bisa juga digunakan untuk Puskesmas. Hanya saja lokasinya tidak akan ada pada bagian depan sebagai penunjuk. Tetapi diletakkan pada tembok atau bagian depan yang menunjukkan informasi lokasi.

Huruf timbul ini digunakan untuk menunjukkan nama dari Puskesmas tersebut. Jadi pasti memiliki lampu neon yang sangat terang sehingga memudahkan seseorang untuk membacanya di malam hari.

4. Neon Box Puskesmas dengan Lampu Berkedip

Neon Box Puskesmas dengan Lampu Berkedip

Pada bagian atas dari neon box atau pada neon box itu sendiri harus memiliki elemen lampu berkedip. Konsepnya mirip sekali seperti lampu pada sirine tetapi tidak ada suaranya.

Dengan menggunakan pesan ini maka seseorang bisa melihatnya dari kejauhan dengan mudah. Apalagi menggunakan warna yang sedikit mencolok atau warna yang sangat terang sehingga ketika di malam hari masih bisa terlihat dengan sempurna.

5. Neon Box Puskesmas Kotak

Neon Box Puskesmas Kotak

Bentuk kotak sering digunakan karena memiliki permukaan yang lebih luas. Biasanya neonbox tulis ini diletakkan di bagian depan dekat Jalan atau diletakkan di bagian samping dan menempel pada tembok.

6. Neon Box Puskesmas Dinding

Neon Box Puskesmas Dinding

Terakhir dan tidak kalah penting adalah neonbox yang diletakkan pada dinding. Biasanya neon box ini tidak digunakan sebagai penunjuk arah bagi seseorang yang melihat dari jalanan. Tetapi lebih sering digunakan untuk branding.

Meski demikian pemilihan dari neon box ini juga harus diperhatikan dengan baik. Dengan begitu bisa memilih desain yang menarik dan juga menampilkan berbagai informasi terkait dengan layanan dan jam operasional.

Kesimpulan

Neon box Puskesmas banyak digunakan untuk menjadi tanda bahwa terdapat pelayanan di tempat itu. Apalagi saat ini sebagian besar Puskesmas yang ada di Indonesia juga melayani rawat inap hingga persalinan sehingga selalu ada dokter atau perawat yang jaga selama 24 jam.

Karena memiliki fungsi yang sangat besar. Pemilihan dari neon box Puskesmas tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan mulai dari bentuk hingga warna sehingga seseorang bisa melihatnya dengan mudah dari kejauhan.

Nah, bagi Anda yang ingin memesan  neon box seperti diatas, langsung aja kunjungi jasa pembuatan neon box surabaya.

5/5 - (2 votes)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *